Ummu Al Alla' berkata bahwa Rasulullah mengunjunginya ketika dia sedang sakit. Beliau bersabda :
"Sesungguhnya dengan sakitnya seorang muslim, dapat menghilangkan dosa-dosanya, seperti api yang menghilangkan karat emas dan perak." (HR. Abu Dawud).
Meskipun nasehat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam disampaikan kepada Ummu Alla' namun sesungguhnya mengingatkan juga kepada kita, bahwa ketika seorang muslim di timpa musibah, sebenarnya dengan musibah itu Allah bermaksud menghapus dosa dan kesalahan-kesalahannya. Jika kita perhatikan, orang yang pandai mengambil hikmah dan pelajaran dari ayat-ayat dan nasehat itu adalah kalangan orang-orang yang sabar. Sebagaimana dijelaskan oleh ayat berikut :
"Dan orang-orang yang sabar di dalam kesempitan, penderitaan dan peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." (Al-Baqarah : 177).
Di lain ayat Allah juga berfirman :
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (Az-Zumar : 10).
Semua pahala itu diperuntukkan bagi orang-orang yang sabar menerima cobaan. Betapa tidak, karena pada prinsipnya seorang mukmin berhak menerima yang baik-baik.
Diriwayatkan dari Syuhaib radiallahu 'anhu bahwa Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Orang mukmin itu mengagumkan. Sesungguhnya setiap urusannya baik. Jika dia mengalami kesenangan, dia bersyukur, maka itulah kebaikan baginya. Jika ditimpa kesedihan, dia bersabar, maka baginya pun kebaikan.
Abu Hurairah radiallahu anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Cobaan selalu menimpa orang beriman, baik lelaki maupun perempuan, baik terhadap dirinya, anaknya maupun hartanya, sehingga dia menerima Allah dan tiada lagi kesalahan padanya." (HR. At-Turmidzi).
Dari Atha bin Abi Rabbah bahwa Ibnu Abbas radiallahu anhu pernah berkata kepadanya, "Apakah kamu mau jika kutunjukkan kepadamu wanita penghuni surga?" jawabnya "Aku mau." kemudian Ibnu Abbas menunjuk seorang wanita berkulit hitam seraya berkata, "Wanita inilah yang pernah mendatangi Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam lalu berkata, "Sesungguhnya aku menderita sakit ayan, sampai-sampai kalau kumat auratku terbuka. "Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kemudian berdo'a untuknya. Selanjutnya bersabda, Jika kamu berkenan, bersabarlah dan surga untukmu. Jika kamu berkenan, aku akan mendo'akanmu semoga Allah menyembuhkanmu. ' Wanita ini berkata kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, 'aku bersabar. Sesungguhnya auratku pernah terbuka, maka berdo'alah agar tidak terbuka lagi.' Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kemudian berdo'a untuknya.
Tidakkah kita mendengar ucapan orang shalih, "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kedukaanku.. (Yusuf : 86).
Maka jadikanlah Allah sebagai tempat mengeluh dan mengadu. Dialah Dzat Yang Maha Mulia untuk diminta dan paling dekat untuk di panggil.
Allahu Akbar.
Assalamu 'alaikum.
Menuntut Ilmu Itu Wajib Bagi Setiap Muslim.
(HR. Ibnu Majah no. 244)
(HR. Ibnu Majah no. 244)
22 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar