Assalamu 'alaikum.

Menuntut Ilmu Itu Wajib Bagi Setiap Muslim.
(HR. Ibnu Majah no. 244)

09 Oktober 2009

Wajibnya Mengikuti Jalan Sahabat.

Allah Subhanallahu wa Ta'ala berfirman :
artinya : "Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku." (QS. Luqman : 15).

Ibnu al-Qayyim berkata, 'Seluruh sahabat kembali kepada Allah, maka wajib mengikuti jalannya, ucapan-ucapan dan keyakina-keyakinannya yang merupakan seutama-utama jalannya.

Adapun dalil yang menunjukkan mereka kembali kepada Allah ialah bahwasanya Allah Subhanallahu wa Ta'ala berfirman :
"Dan (Allah) memberi petunjuk (kepada agama-Nya) orang yang kembali (kepada-Nya)." (QS. Asy-Syura : 13).

Sungguh Allah telah ridha kepada para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah Subhanallahu wa Ta'ala berfirman :
"Orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai didalamnya, mereka kekal didalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar." (QS. At-Taubah : 100).

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam pun memuji mereka dengan pujian yang indah baik secara individu maupun jamaah. Para imam kaum Muslimin pun sangat memperhatikan keutamaan dan kemuliaan mereka, sehingga mereka menuliskan keutamaan dan keistimewaan para sahabat dalam karya-karya mereka, bahkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam melarang mencerca sahabat, beliau bersabda :
"Janganlah kalian mencaci sahabat-sahabatku, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya salah seorang di antara kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud maka tidak akan sebanding dengan infak satu mud salah seorang di antara mereka dan tidak pula setengahnya." (Muttafaq 'alaih).

Rasulullah pun menjelaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah generasinya kemudian orang-orang setelahnya.

Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam bersabda :
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian orang-orang yang setelahnya, kemudian orang-orang setelahnya." (HR. Al-Bukhorh dalam Shahihnya).

Dan Nabi memerintahkan untuk mengikuti sunnahnya, dan sunnah para khalifahnya yang rasyidin dan memperingatkan jangan menyelisihinya. Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam :
"Wajib atas kalian untuk berpegang dengan sunnahku dan sunnah khulafaur rasyidin yang mendapatkan hidayah sesudahku. Pegang teguh sunnah tersebut dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Hati-hati kalian dari perkara-perkara yang baru, karena setiap perkara baru adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dan hadits ini shahih).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar