Berbakti kepada orang tua adalah sebuah kewajiban yang sangat luhur dan mulia. Allah Subhanallahu wa Ta'ala seringkali menyandingkan perintah berbakti pada orang tua dengan perintah mengesakan-Nya.
Abdullah bin Mas'ud Radiallahu 'anhu pernah bertanya kepada Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa salam :
"Amalan apa yang paling utama? Beliau menjawab, "mengerjakan shalat tepat pada waktunya. "Aku bertanya lagi, "Kemudian apalagi? "Beliau menjawab, "Berbakti kepada kedua orang tua." Lalu aku bertanya lagi, "Kemudian apalagi?" Beliau menjawab, "Jihad fi sabilillah." (Muttafaqun 'alaihi).
Dan berbakti kepada orang tua merupakan jalan Jannah.
Abu Darda' Radiallahu 'anhu berkata: "Aku pernah mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda:
"Orang tua adalah bagian tengah pintu Jannah. Jika engkau mau silakan menyia-nyiakannya, jika tidak maka jagalah pintu itu." (HR. Tarmidzi).Dishahihkan oleh Al-albany dalam kitab Shahih Sunan At-tirmidzi no 1900.
Salah satu bukti berbakti kita pada kedua orang tua adalah dengan mendo'akan dan memohon ampunan bagi keduanya.
Sesungguhnya kedua orang tua kita sangat mengharapkan doa dan istighfar kita untuk mereka, terlebih lagi bila keduanya sudah tiada.
Abu Hurairah Radiallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda:
"Sesungguhnya seorang lelaki terangkat derajatnya di Jannah, ia berkata: "Darimanakah ini ku peroleh? "Dikatakan kepadanya: "Dari istighfar anakmu untuk dirimu." (HR. Ibnu Majah[3660] dan Imam Ahmad dalam Musnadnya [8540]) Shahih oleh Al-albany dalam silsilah Ahaadiits Shahihah [1598].
Saudaraku, apa beratnya mendoakan kedua orang tua kita? Sesibuk apapun diri kita, tentu kita tidak akan lupa asal usul diri kita! Maka mohonkanlah ampunan untuk kedua orang tua kita, sebagaimana Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda:
"Apabila seorang anak Adam mati maka terputuslah seluruh amalnya kecuali dari tiga perkara: Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang selalu mendoakannya." (HR. Muslim) dari Abu Hurairah Radiallahu 'anhu [1631).
Setiap orang tentu menginginkan bisa berkumpul dengan orang-orang yang dicintainya di dalam Surga. Kita semua tentu mengharapkannya. Bisa kita bayangkan betapa bahagia kita bisa berkumpul bersama kedua orang tua kita di dunia ini, dan kebahagiaan akan semakin lengkap apabila kita dapat berkumpul dengan mereka di Surga. Keinginan itu bukanlah suatu perkara mustahil.
Allah berfirman dalam kitab-Nya:
"Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya." (QS. Ath-Thuur:21).
Dalam ayat ini Allah mengabarkan tentang karunia, anugerah dan kasih sayang-Nya kepada semua makhluk-Nya, bahwa orang mukmin akan dipertemukan dengan orang tua mereka di Jannah kelak.
Wahai Saudaraku Camkanlah! Dan dengarkanlah baik-baik serta renungkanlah kemudian amalkanlah petunjuk Rasulullah yang telah mengkhabarkan kepada umatnya untuk berdo'a pada waktu yang sangat dianjurkan berdoa untuk kedua orang tua kita, diantaranya adalah:
(1) Antara Adzan dan iqamah.
"Doa yang tidak tertolak adalah doa yang dipanjatkan antara adzan dan iqamah." (HR. Abu Dawud, Shohih oleh Al-albany).
(2) Dari Abu Umamah Al-Baahili, ia berkata: "Dikatakan, ya Rasulullah, doa mana yang paling di dengar? Beliau menjawab:
"Pada akhir malam dan akhir shalat fardhu." (HR. At-Tirmidzi, Hadits Hasan no. 3566).
(3) "Tiga doa yang tidak akan tertolak, Doa seorang bapak untuk anaknya, doa orang yang sedang berpuasa dan doa seorang musafir." (Shahih Jaami' Ash-Shaghiir 3032).
(4) "Dua doa yang tidak akan tertolak, berdoa ketika adzan berkumandang dan di saat hujan turun." (Shahih Jaami' Ash-Shaghiir 3078).
(5) "Sesungguhnya pada setiap malam ada satu waktu, bilamana seorang hamba muslim memanjatkan doa meminta kepada Allah kebaikan dari urusan dunia dan akhiratnya dan bertepatan dengan waktu tersebut, melainkan Allah pasti memberikannya kepadanya dan hal itu berlaku setiap malam." (HR. Muslim no. 757 dari Jabir bin Abdillah Radiallahu 'anhu).
Untuk lebih jelasnya silakan merujuk kepada buku "Doa Anak Shalih Kepada Orang Tua karya Abu Ihsan Al-Atsari".
Semoga amal yang sedikit ini menjadi Amal yang bermanfaat dan mudah-mudahan Allah memberikan jalan kepada kita seperti jalannya para Sahabat Radiallahu 'anhu yang mulia. Amin Ya Robbal 'alamin.
Assalamu 'alaikum.
Menuntut Ilmu Itu Wajib Bagi Setiap Muslim.
(HR. Ibnu Majah no. 244)
(HR. Ibnu Majah no. 244)
06 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar